Harga Murmer Nggak Menjamin Aman, inilah Cara Cerdas Memilih Kosmetika & Obat Tradisional! - DhereNote - Be Inspiring To Your Future of Life

15 Desember 2017

Harga Murmer Nggak Menjamin Aman, inilah Cara Cerdas Memilih Kosmetika & Obat Tradisional!

Images: grafis-media.website

Dherenote - Wanita berindetik dengan kecantikan! Ya, tentu saja. Kalian berusaha mencari produk kecantikan yang terbagus dan ampuh. Ya begitukah ?

Namun sayangnya para wanita banyak yang tergiur dengan harga yang terjangkau alias murah dengan menjanjikan cepat. Mungkin kita masih tergiur dengan itu tanpa memikirkan apa dampak buruknya yang terjadi.

Yang diinginkan murah dan cepat, aduh, jangan gitu lagi ya, guys!

Kita sama-sama lebih waspada dan lebih berhati hati ya dalam pemilihan Kosmetik atau Obat Tradisional. Karena selama periode Desember 2016 hingga November 2017, Badan POM RI menemukan 39 Obat Tradisional mengandung Bahan Kimia Obat (BKO), dan 28 diantaranya tidak memiliki izin edar Badan POM RI (ilegal).

Images: Macam-macam Kosmetika yang Mengandung Bahan Berbahaya Tahun 2017

BKO yang terindentifikasi dalam produk Obat Tradisional tersebut didominasi oleh Slidenafil dan turunanya yang beresiko dapat menimbulkan efek kehilangan penglihatan dan pendengaran, stroke, serangan jantung, hingga kematian. BKO lainnya juga ditemukan adalah pereda nyeri seperti Fenibutazon.

Nah tuh, gimana nggak ngeri deh. Udah banyak banget para pendagang Kosmetik dan  Obat Tradisonal yang sudah berjualan tanpa memiliki izin serta mengandung Bahan Kimia Obat. Dan selama tahun 2017 Badan POM RI juga menemukan 26 jenis kosmetika mengandung bahan berbahaya.

Buat kalian siapapun itu penting banget nih saat memilih Kosmetika dan Obat Tradisional yang harus kalian perhatikan terlebih dahulu sebelum membelinya. Jangan sampai keliru dengan kemasan apalagi harga.

Images: Konsumen Cerdas Teliti Sebelum Membeli

Nah, ini dia salah satu  Cara Cerdas Memilih Kosmetik dan Obat Tradisional yang aman dipakai oleh tubuh atau kulit manusia.



Images: Cara Cerdas Memilih Kosmetik secara Aman
JAKARTA, Balai Kartini (11/12/2017), Badan POM RI menggelar Aksi Peduli Kosmetika Aman dan Obat Tradisional (OT) Bebas Bahan Kimia Obat (BKO). Pada kesempatan tersebut Badan POM RI mempublikasikan OT yang mengandung BKO dan Kosmetika yang mengandung bahan berbahaya yang ditemukan sepanjang tahun 2017 dalam bentuk Peringatan Publik (Public Warning).

Images: Launching Aplikasi Public Warning Berbasis Android

Dan pada kesempatan yang sama Badan POM RI juga memperkenalkan terobosan untuk menurunkan demand masyarakt terhadap OT mengandung BKO dan Kosmetika mengandung bahan berbahaya, yaitu melalui Aplikasi Public Warning Obat Tradisional.

Dengan adanya aplikasi ini membantu masyarakat tidak akan keliru dengan ada nya produk Kosmetika dan Obat Tradisional yang berbahaya. Aplikasi tersebut dapat langsung diunduh melalui www.pom.go.id/pw-ot.apk.

Dengan aplikasi ini masyarakat akan lebih aman dan nyaman dalam pemilihan Kosmetika dan Obat Tradisional yang sehat dan tidak berdampak negati. Kenapa begitu? Karena Aplikasi berbasis Android ini berisi tentang daftar nama Kosmetika maupun Obat Tradisional yang bersifat berbahaya secara update.

Masyarakat atau kamu kaum wanita bukan hanya bisa melihat produuk mana saja yang berbahaya. Bahkan kamu dapat mengecek terlebih dahulu di aplikasi tersebut. Mengecek apa?

Infografis: 3 Jenis Kandungan Bahan Berbahaya pada Kosmetik (twitter.com/bpom_ri)

Ya, tentu saja mengecek adakah kandungan berbahaya produk Kosmetika atau Obat Tradisional dan terdapat izin edar oleh Badan POM RI.

Bagaimana kalau kita menemukan kosmetik yang mencurigakan atau meragukan? Jangan ragu untuk menghubungi dan melapor melalui HALO BPOM. Bisa menghubungi ke nomor 1500533, SMS ke 081219999533, email ke halobpom@pom.go.id, atau via Twitter @bpom_ri.

Negara semakin maju maka teknologi kita pun semakin canggih, dan jangan sampai kita angkuh pada Negara kita ini "Aku Peduli, Kamu Peduli dan Kita Semua Peduli.
  1. Wah... Udah Makin pro aja nih nulisnya... Keren dhe.. Terus buat konten positif ya.. Sukses

    BalasHapus

Start typing and press Enter to search