Filosofi Kura-kura, Sebuah Cara Menghargai Kehidupan menjadi Lebih Bermakna! - DhereNote - Be Inspiring To Your Future of Life

24 Februari 2018

Filosofi Kura-kura, Sebuah Cara Menghargai Kehidupan menjadi Lebih Bermakna!

Apa yang kamu ketahui dari hewan kura-kura? Hewan yang sering disebut si lamban dan berumur panjang. Diantara keluarga reptil, kura-kura dan penyu adalah spesies yang bisa menikmati umur panjang. Hewan ini tidak dapat bergerak cepat karena membawa rumah ”cangkang”  kemana-mana, bukankah itu berat! Itulah keunikan dari kura-kura dapat bertahan hidup lebih lama walaupun membawa beban yang berat. Kalo kamu gimana?

Fakta Kehidupan Kura-kura, Kecerdikan dan Ketangguhan menjadi Peran Utama!


Adaptasi, Air dan Darat itu kehidupanya


Ya, air dan darat adalah kehidupanya dimana dia bisa bertahan hidup. Sikap menyesuaikan diri dengan segala keadaan patut untuk ditiru dalam menjalani suatu pergaulan di masyarakat. Kita harus berusaha bisa menyesuaikan diri dalam bergaul sehingga bisa menjadi pribadi yang menyenangkan.

Alon-Alon Asal Kelakon atau Biar lambat asal selamat


Ingat peribahasa “It’s better to lose one minutes in your life than to lose your life in on minute”. Seseorang ingin cepat meskipun terkadang hasil yang dicapai jauh dari harapan. Dengan proses yang instan, walau cepat pasti ada kekecewaan pada akhirnya .

Cobalah mengerem sedikit rasa tergesa-gesamu dan fokus terhadap semua usaha agar tujuan tercapai dengan baik bukan tercapai asal-asalan. Karena proses tidak dapat membohongi hasil. Selama proses itu dijalani dengan bijaksana serta semaksimal mungkin, maka kan berakhir dengan hasil yang memuaskan.

Sabar Karena Sadar akan Tujuan


Kesabaran adalah kelebihan utama seekor kura-kura..

Ada kisah tentang seekor kura-kura yang berjalan pelan di atas salju musim dingin. Ada seekor Monyet datang menghampiri dan bertanya mau kemana kura-kura itu. Dijawab bahwa si kura-kura ingin berenang di tepian danau. Monyet menertawakannya karena danau sekarang sedang beku total dan si kura-kura tidak mungkin berenang. Kura-kura hanya menjawab, “Pada saat aku sampai ke sana, danau nya sudah mencair.”

Kura-kura itu terus berjalan tanpa memikirkan tanggapan negatif disekitarnya. Lakukan apa yang wajib kamu lakukan , jangan mempedulikan apapun tanggapan orang lain kepadamu.

Pantang Mengeluh dan Jarang Merasa Lelah


Yang telah kita ketauhi kura-kura yang selalu membawa rumah yang berat kemanapun dia pergi, dan pantang mengeluh ataupun merasa jenuh lelah. Kini seekor kura-kura sampai kapanpun dan di manapun tidak akan pernah meninggalkan rumahnya.

Kita andaikan rumahnya itu adalah suatu masalah yang berat maka jadilah seperti kura-kura, yang tak pernah merasa lelah dan bahkan lari dari suatu permasalahn walaupun berat. Tetap bertahan dan hadapi dengan pasti. Dan berfikirlah bahwa akan ada sesuatu yang indah setelah menghapi semua masalah itu.

Terus berjalan Maju dan pantang menyerah


Kamu pernah melihat kura-kura berjalan mundur? Bukankah tidak pernah. Ia selalu berjalan lurus ke depan dan tidak pernah berjalan mundur. Hendaknya kita dalam menjalani hidup ini haruslah tetap lurus. Terus maju berusaha dan pantang menyerah walau dihadapanmu banyak rintangan sulit maupun suram dan segera selesaikan suatu permasalahan yang kau anggap itu sulit. Dan kura-kura tidak pernah lari dari tanggung jawab serta kewajibannya.
“Kau anggap itu sulit maka kau akan jalani itu dengan sulit. Kau anggap hal itu indah maka kau juga akan merasakan keindahan”

Teguh Pendirian dan Belajar dari proses


Lihat, dengar dan rasakan prosesnya. Dengan gerakan yang lambat, kura-kura melihat banyak hal dalam perjalanan mencapai tujuannya.

Temukan kecepatan pribadimu sendiri dan jangan jadikaan hal itu sebuah tidak kepecayaan dirimu “ minder”. Kura-kura menyadari bahwa dia mempunyai kecepatannya sendiri. Kecepatan yang menjadi miliknya sendiri dan tidak terpengaruh oleh kecepatan dunia sekitarnya.

Ia tidak berupaya untuk menjadi lebih cepat dan berganti nama menjadi kelinci. Kura-kura itu tetap bergerak sewajarnya dan tidak merasa kesal  jika ada yang bergerak lebih cepat darinya, karena kura-kura sudah menemukan kecepatan pribadinya sendiri.

Bersembunyi Bukan Berlari dari Bahaya


Ada sebuah kisah, seekor ikan bertanya kura-kura:

Ikan Bertanya:
“hey kura-kura, mengapa setiap kali kamu mengalami masalah selalu bersembunyi, masuk kedalam cangkangmu..?”

Kura-kura Menjawab:
“Apa penting pertanyaan itu aku jawab?”

Ikan Berkata:
“Semua mahluk di perairan ini mempertanyakan sifatmu yang selalu bersembunyi jika ada masalah”

Kura-kura berkata:
“Komentar orang lain apakah penting bagi ku? Aku tidak menghindar, aku tidak lari dari kenyataan, aku hanya mencari suasana yang lebih damai didalam cangkangku”

Ikan bertanya lagi:
“Tetapi apakah kamu tidak peduli selalu menjadi bahan pembicaraan?”

Kura-kura Menjawab:
“Inilah alasan mengapa aku bisa lebih panjang umur dari kalian. Kalian terlalu sibuk mengurusi kehidupan aku sampai kalian lupa siapa diri kalian?. Kalian terlalu sibuk memperhatikan diriku sampai kalian lupa siapa diri kalian?”


Kura-kura bisa menyembunyikan tubuhnya ketika mendapati suatu bahaya. Lalu kita bagaimana? Kita juga harus mampu melindungi diri dari semua mara bahaya dan mampu mengendalikan diri sehingga terhindar dari bahaya yang dapat mengancam. Seperti pengaruh pergaulan yang buruk, menjadi pecandu, pemabuk dan kejahatan lainnya untuk itu kita harus melindungi diri dari segala yang bisa membahayakan diri sendiri.

Lalu apakah inspirasi yang dapat dipetik dari kehidupan kura-kura?


Inspirasi Kehidupan Dari Kura-kura:


“ Dalam hidup ini kita sendiri yang menentukan pilihan apa, berbuatlah yang terbaik dan biarkanlah orang lain mau berkomentar apapun.

“ Orang yang menyukaimu tetap akan membenarkanmu sekalipun kamu keliru. Sebaliknya orang  yang membencimu selalu akan menyalahkanmu sekalipun kamu benar.

“ Lakukan apa yang wajib kamu lakukan, tidak peduli apa tanggapan orang lain kepadamu.

“ Marah dan dendam bukan untuk menghukum orang lain tetapi sadarilah itu sebenarnya menghukum dirimu sendiri. Kamu marah, kesal, dendam pada orang lain membuat dirimu sendiri tidak damai, tidak nyaman, sementara orang lain mungkin tidak perduli pada perasanmu itu.

“Berapa banyak waktumu terbuang hanya untuk mengurusi kehidupan orang lain sehingga kamu lupa pada dirimu sendiri kapan harus makan dan istirahat serta beribadah.

“ Sayangi dirimu dengan lebih peduli pada urusanmu sendiri sebab kamu akan menjadi seseorang yang selalu kekurangan saat kamu selalu ingin tahu urusan orang lain.

Sekian dan Terima Kasih
Semoga bermanfaat dan Jangan Lupa Bersyukur.
  1. yaps,kura" memberi contoh untuk semua manusia agar bekerja keras semaksimal mungkin tanpa ada patah semangat sebelum berperang, menuju kebahagiaan dan kesuksesan bukan lah hal yang mudah tapi semua itu bisa kita raih dengan mudah dengan niat dan usaha yang keras.

    BalasHapus
  2. Inspiratif bgt..
    Harus belajar dari kura2, yang sabar, konsisten, tidak mengeluh, dan pantang menyerah

    BalasHapus
  3. Terharu bacanya,
    jadi refleksi diri nih abis baca tulisan dheren.

    Bener juga yah, ngapain kita terlalu ambil pusing sama perkataan orang lain kalau itu tidak sesuai dengan tujuan hidup kita.

    Thanks, dheren.

    BalasHapus
  4. Tulisannya keren pisan euy, bisa instropeksi diri dari tulisan ini buat menghadapi masalah seperti si kura-kura.

    BalasHapus

Start typing and press Enter to search